Sambut Idul Fitri, Kelola Mina Laut Persembahkan Festival Aneka Produk Jepang

pt kml festival aneka produk jepang » Sambut Idul Fitri, Kelola Mina Laut Persembahkan Festival Aneka Produk Jepang

poster festival jepang

Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1437H, owner PT. Kelola Mina Laut yang juga kakak kandung dari member GASSCC sdr. mengadakan open house untuk mengenalkan aneka produknya kepada masyarakat kota pudak. Bertempat di PT. KML plant II Jalan KIG Selatan IV Kav. C-9 Kawasan Industri , Perusahaan olahan ikan laut berskala internasional ini mengadakan acara bertajuk “Festival Aneka Produk Jepang” pada tanggal 24 Juni hingga 02 Juli 2016.

Sekilas tentang PT. Kelola Mina Laut

Aktif beroperasi pada tahun 1994, PT. Kelola Mina Laut atau disingkat PT. KML adalah perusahaan yang bergerak di sektor perikanan, berfokus pada bidang produksi dan pengolahan hasil seafoods yang sudah meng-ekspor serta mampu memenuhi permintaan pembeli di empat benua, meliputi Jepang, Taiwan, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, Eropa, dan Timur Tengah. Dengan volume rata-rata per bulan mencapai 100-120 kontainer 40 feet, bahan baku produksi KMLFoods disokong oleh 600 UKM (pengepul) dan 125.000 nelayan.

mohammad nadjikh pt kml » Sambut Idul Fitri, Kelola Mina Laut Persembahkan Festival Aneka Produk Jepang

bersama keluarga besar

Didirikan oleh putra daerah Gresik, Mohammad Nadjikh (lahir 08 Juni 1962; umur 54 tahun), sudah membawahi 25 anak perusahaan dan menampung sekitar 14.000 karyawan pada tahun 2014. Lahir di desa Karang Rejo, Owner dan CEO PT. KML ini merupakan anak sulung dari delapan bersaudara. Jiwa entreprenurship Najikh sudah ditempa sejak kecil karena Orang tuanya, Munarjo dan Asnah adalah seorang pedagang ikan yang tergolong cukup sukses untuk ukuran kampung pada masa jayanya.

Dibawah tangan dingin pak Najikh, PT. Kelola Mina Laut mampu berkembang dan menghasilkan berbagai macam produk laut dan olahan seperti ikan beku (frozen fish) dan berbagai macam produk semacam ubur-ubur, cumi-cumi, kerang dan sejenisnya. Per tahunnya, permintaan ikan beku dan ubur dan sejenisnya saat ini telah mencapai 12 ribu ton. Selain itu, perusahaan ini juga melayani permintaan produk-produk udang beku yang setiap tahunnya mampu menghasilkan 7 ribu ton. KML Group juga menghasilkan produk makanan laut yang diawetkan (3 ribu ton) dan produk daging kepiting beku (2 ribu ton).

Semasa kecilnya, Mohammad Nadjikh digembleng dengan pendidikan ala pesantren ketika SD, dilanjutkan ke SMP Muhammadiyah gresik, SMA Negeri 1 Gresik, dan lulusan S1 Jurusan Teknologi Industri Pertanian (TIN) Institut Pertanian Bogor angkatan 17. Kini beliau memiliki 4 orang anak yang terdiri dari 3 laki-laki dan 1 orang anak perempuan.

Pada saat awal pendirian perusahaan KML, Najikh dihadapakan pada beberapa masalah krusial, diantaranya Masalah dana atau modal, Pabrik atau tempat menjalankan bisnis, Suplai ikan dan Kontuitas pasokan ikan teri. Namun dengan kerja keras dan tekad yang kuat, pengusaha low profile ini akhirnya mampu menempatkan perusahannya ke dalam golongan “fast growing company”, dengan 32 pabrik pengolahan yang tersebar mulai dari pantai utara jawa, Madura, Gresik, Makassar hingga Kendari. Termasuk di dalamnya pabrik pengolahan ikan laut menjadi aneka olahan. Dan ke depan ia mempunyai harapan besar untuk mengekspansi usahanya di bidang Industri Cold Storage.

Beberapa Jabatan lain yang pernah disandang Mohammad Nadjikh:

  • Executive Director Asosiasi Pengusaha Coldstorage Indonesia (APCI) Jatim
  • Ketua Komite Tetap Konseling Investasi pada KADIN Jatim
  • Ketua II Komisi Udang Indonesia
  • Anggota Dewan Penasihat Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (HIMAPIKANI)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Daerah Himpunan Alumni IPB Jatim

Bersama PT. Kelola Mina Laut, Mohammad Nadjikh juga mendapat beberapa Penghargaan diantaranya:

  • Indonesian Export Award “Primaniyarta Award” dari Presiden RI (2001)
  • Pengusaha Berprestasi dari Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (2001)
  • Pelopor Industri Pengolahan Hasil Perikanan dari Menteri Kelautan dan Perikanan (2002)
  • International Award for Best Performance 2002 dari Council of International Award United Kingdom
  • Eksportir Jatim Berprestasi Terbaik dari Disperindag Jatim (2002)
  • Finalis Entrepreneur of The Year 2003 dari Ernst and Young
  • Sepuluh Eksekutif 2003 dari Lions Club Surabaya Patria Jawa Pos Group
  • Primaniyarta Award 2005 kategori Eksportir Berkinerja

Beberapa hikmah yang dapat diambil dari seorang Mohammad Nadjikh :

Memulai wirausaha tidak seharusnya hanya asal berani, modalnya bukan hanya semangat, tetapi juga harus paham potensi dan prospek usaha di masa yang akan datang.

Modal utama saya memulai perkerjaan adalah Trust (kepercayaan).

*sumber: wikipedia, swa, ipbmag, habibua