Menempatkan “Baper” dalam Interaksi Sosial dan Bermasyarakat

gasscc slogan 300x162 » Menempatkan "Baper" dalam Interaksi Sosial dan Bermasyarakat” adalah istilah gaul anak muda jaman sekarang, katanya sih singkatan dari “Bawa Perasaan”. Yg membuat bingung adalah kata baper sering digunakan untuk meng’kata’i seseorang dan “sekilas” berkonotasi negatif. Seperti contoh ; “Ah kamu baper sih…!”, “Jangan baper dong…!”, dan lain-lain.

Mem”bawa” perasaan dalam etika pergaulan adalah suatu yg mulia. Dalam berinteraksi dgn sesama manusia bahkan terhadap semua makhluk dianjurkan untuk membawa & menjaga perasaan dgn lawan bicara kita. Jangan sampai tersinggung hingga membuat marah. Mungkin bila yg dimaksud dgn “jangan baper” adalah ungkapan untuk jangan mudah tersinggung maka hal ini bisa “masuk akal”, akan tetapi jika diartikan jangan membawa-bawa perasaan dalam berinteraksi sosial & bermasyarakat maka saya kira suatu degradasi moral manusia jaman sekarang (Fal’iyadzubillaah).
Wallaahua’lam.

Bilamana teman-teman sekalian bisa menambah & memberikan penjelasan akan arti & makna “baper” yg sesungguhnya, monggo sharing…!

Al’afwu minkum

#Ditulis oleh aka Syeh