Ketika Kaum Perempuan GASSCC Melacur (Melakukan Curhat) :p

ibu thomas alva edison » Ketika Kaum Perempuan GASSCC Melacur (Melakukan Curhat) :p

: Membaca tulisan mas syeh ttg sepak terjang kaum perempuan, sy jd teringat pd almarhumah bulek. Sedikit cerita utk berbagi pengalaman hidup, bulek wanita kuat dan tegar yg memiliki 11 anak. Sepanjang hidupny, hari-hari bulek hanya berkutat dgn urusan dapur dan kasur. Hamil 11 kali krn tak mau ikut KB. Bulek berprinsip tak ingin “membunuh” calon bayi yg akan dititipkan Allah dalam rahimnya. Maka dari pagi sampai malam tak pernah berhenti memasak, membersihkan rumah,  mencuci baju dan menyetrika. Saat malam mnjelang tidur pun bulek masih harus memijit suami krn capek bekerja demi menafkahi anak-anaknya. Bulek pun tak pernah keluar rumah sekedar utk mengikuti arisan ibu-ibu atau pengajian,  krn bulek lbh memilih memijit suaminya. Masih kuingat cerita ibu kalau bulek tak pernah punya anting di telinganya krn uang belanja dari suaminya hanya cukup utk belanja sehari-hari. Mungkin bulek pernah merasa lemah dan menangis diam-diam krn jalani hidup yg terasa berat. Itu sangat manusiawi. Tp yg selalu kuingat adalah senyumnya yg terus menghiasai bibirnya, seakan-akan bulek berkata bahwa beliau ikhlas menjalani ini semua krn Allah. Bulek meninggal di usia 63 krn penyakit darah tinggi. Takkan kulupa senyum dibibirnya itu masih tetap ada saat beliau meninggal. Semoga akhir hidup bulek khusnul khotimah dan mendapat balasan surga.  Aamiin Allahumma aamiin.

: Lagek iso moco wa, lgs ktmu tulisane jihan. Banjir air mataku eleng ibuku…. Tak kan pernah sanggup kubalas sgl pengorbanannya. Aku kuliah kedokteran krn ingin sdkt bisa membahagiakannya. Asline aku gak tll seneng dadi dokter. Tp Alloh berkehendak lain, beliau dipanggilNya sblm sempat melihat anaknya dadi dokter. Tapi sy rasakan keberkahan nurut orang tua smp skrg, dipertemukan jodoh disini,  diberi pekerjaan disini,  dikaruniai anak yg Insya Alloh sholih/shalihah.
Terima kasih ibu. Smg Alloh lapangkan alam kuburmu, serta kelak dpt bertemu kembali disurgaNya Insya Alloh

: Begitu juga diriq…lahir dr keluarga yg sederhana kedua orang tua guru agama tapi tau sendiri kan gaji guru pd saat itu berapa (belum ada sertifikasi)..aq 7 bersaudara…ayahq meninggal karena sakit di saat aq masih duduk di bangku SMA dan belum ada satupun yang “mentas” pada saat itu..akhirnya aq kuliah Hukum hanya krn keinginan terakhir ayahq pd saat sblm sakit agar aq menjadi ahli hukum dan ahli politik..ahli hukumnya dapet tapi ahli politiknya yg blm kesampean..(karena memang hidup harus memilih)..biaya kuliah juga patungan sdr2q..krn pensiunan meninggal ayahq tdk mencukupi biaya kuliah..tapi alhamdulillah aq sdh bisa menjadi orang yg sprt skrg ini mampu berdiri di atas kakiq sendiri…dg 2 orang anak laki2 yg menjadi motifasi aq untuk tetep melanjutkan hidup..melangkah ke depan meraih asa..demi sebuah masa depanq dan anak2q..ini semua krn jasa ayah..ibu dan sdr2q…meskipun kerikil2 selalu ada dlm tiap langkahq..terima kasih ibu..terima kasih ayah…terima kasih kakak2q..meskipun ayah tdk pernah bisa ikut merasakan yg aq rasakan tapi aq akan selalu mengenangnya dalam tiap desah nafas hidupq…semoga ayah mendapatkan posisi yang mulia di sisi Allah SWT amin..amin..YRA

#Ditulis oleh Jihan Nanin Yusnita, Zakiyatul Faizah dan Rosita Indrayati
#Diambil dari Arsip Chat Grup Whatsapp GASSCC tgl 22 Februari 2016
#Bila berkeberatan tulisannya dimuat diweb ini, silahkan hub tim redaksi Gasscc.id karena ini hanyalah sebuah bentuk pengarsipan agar tulisan di grup tidak menguap begitu saja, thx
#image : SS dari forumriau(dot)com