Diskusi LGBT ala arek-arek GASSCC

pic by jihan nanin yusnita 225x300 » Diskusi LGBT ala arek-arek GASSCCMerebaknya isu LGBT akhir-akhir ini ikut memancing para member GASSCC untuk berdiskusi dan memaknai akronim yang dibuat dengan tujuan untuk menekankan keanekaragaman “budaya yang berdasarkan identitas seksualitas dan gender” (sumber: wikipedia). Berikut diskusi yang sempat dirangkum oleh tim redaksi GASSCC.ID.

: Fenomena LGBT yg sedang marak sekarang ini adalah sebuah “peringatan”. LGBT sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu kala, kaum Nabi Luth As telah dikisahkan dalam Alqur’an. Orang-orang yg mempunyai perilaku sex menyimpang ini akan tetap ada sampai dunia ditutup dgn qiyamat sama halnya dgn pelacuran/perzina’an yg takkan bisa dihilangkan di muka bumi ini.

Kaum LGBT yg sekarang sedang “menuntut-pengakuan” hanyalah upaya untuk meningkat citra-diri di mata masyarakat, semakin dihujat semakin pula merasa hebat, ibarat produk yg diiklankan gratis kepada masyarakat. Pemahaman diri & keluarga tentang nilai keagamaan mutlak diperlukan sebagai filter arus modernisasi & teknologi yg semakin pesat, disamping “bermunajat” agar diri & keluarga selamat.

“Jagalah diri & keluargamu dari api neraka”.

Semoga kita dapat memenuhi perintah ayat di atas, tentunya dgn pertolonganNya semata.
Aamiin Yaa Mujiibas Saa_iliin…. Al’afwu minkum..

: Setuju syech krn pertarungan sesungguhnya adlh ant kaum beragama dan bermoral dg kaum anti agama dan tidak bermoral.Mrk hendak menyematkan agama sbg biang keonaran. Jgn smp kita spt kucing yg dilempari makanan kmdn sibuk mengeroyok makanan tsb smntr yg melempar makanan duduk tersenyum melihat kita.

Akan tetapi membiarkan mrk akan mengundang murka Alloh d bumi kita.Ibarat orang berperang kita hrs tahu siapa musuh yg kita hadapi agar tak salah strategi.
Ketika fir’aun mengaku sbg tuhan. Hanya dia dan tentaranya yg d musnahkan. Tetapi Alloh memusnahkan seluruh kaum Nabi Luth.
Waallahu ‘alam bishowab

M. Arif Hidayat: Namun dlm pandangan saya Ning, Allah SWT tidak akan “murka” pada hambanya, semua yg (orang bilang musibah) terjadi hanyalah sebab perilaku manusia sendiri. Allah SWT Maha “Welas”, sampai kapanpun akan “welas”. Keserakahan manusia berkedok “sosial” dsb adalah inti dari rusaknya bumi ini. Racun “cinta dunia & takut mati” telah menyebar ke seluruh penjuru negeri. Menumpuk harta seolah hidup selamanya menjadi “mainstream” otak kita. (fal’iyaadzubillah)…

Al’afwu minkum

Bagaimana cara pandang dari kacamata Anda? Tuliskan melalui form komentar dibawah ini. (Catatan: Login akun facebook anda untuk menuliskan komentar)

#Diambil dari arsip grup whatsapp GASSCC pada tanggal 16 Februari 2016
#Ilustrasi gambar by